Archive for the ‘pabrik output pabrik’ Category

Info Lalu Lintas Jakarta Tersedia di Google Maps

October 31, 2011

Senin, 31 Oktober 2011

Google menyediakan informasi lalu lintas Jakarta di Google Maps. Warna merah menunjukkan kendaraan berjalan perlahan, warna hijau menunjukkan kendaraan melaju cepat

Google ternyata sudah memberikan layanan informasi lalu lintas Kota Jakarta kepada para pengguna Google Maps. Info gratis ini dapat diakses di http://maps.google.co.id dan dalam Google Maps for Mobile.

Google telah bekerja untuk menghadirkan informasi transportasi darat yang akurat dan komprehensif dalam sebuah platform pemetaan global yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat Indonesia dari perangkat apa saja.” kata Andrew McGlinchey, Head of Product, Google Southeast Asia. (more…)

Visi BPS 2010-2014

June 15, 2011

Dengan memperhatikan berbagai kekuatan dan kelemahan internal
serta peluang dan tantangan yang dihadapi dari pihak luar dengan
landasan pemikiran proaktif, maka Visi BPS 2010-2014 adalah “Pelopor
data statistik terpercaya untuk semua (The Agent of trustworthy statistical data for all)”. Pembangunan nasional di bidang statistik
diarahkan agar mampu mengakomodasi berbagai tantangan yang
berkembang, seperti reformasi yang mendukung keterbukaan informasi,
otonomi daerah yang mengandung tantangan keragaman data dan
informasi statistik pada tingkatan wilayah kecil, perkembangan teknologi
informasi yang mengarah kepada peningkatan kemudahan akses
masyarakat akan data dan informasi, serta memperhatikan kesiapan
SDM penyelenggara statistik dan kecenderungan pembatasan akses
terhadap data dari responden/obyek kegiatan statistik.
Berdasarkan visi BPS, maka misi pembangunan nasional statistik
Indonesia mencakup: 1). Memperkuat landasan konstitusional dan
operasional lembaga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang
efektif dan efisien; 2). Menciptakan insan statistik yang kompeten dan
profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk
kemajuan perstatistikan Indonesia; 3). Meningkatkan penerapan standar
klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang
bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik; 4).
Meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak;
dan 5). Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan
statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka
Sistem Statistik Nasional (SSN) yang efektif dan efisien.

penyediaan statistik

June 6, 2011

BPS mempunyai tugas menyediakan data dan informasi
statistik yang berkualitas: lengkap, akurat, mutakhir,
berkelanjutan, dan relevan bagi pengguna data. Data
dan informasi statistik yang berkualitas merupakan rujukan bagi upaya
perumusan kebijakan dalam menyusun perencanaan, melakukan
pemantauan dan mengevaluasi program-program agar sasaran-sasaran
yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tepat, sehingga tujuan
pembangunan, diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,
dapat dicapai dengan efektif.
Visi dan misi Kementerian/Lembaga yang telah
diselaraskan dengan visi dan misi RPJMN 2010-2014. Rencana
Strategis Badan Pusat Statistik (Renstra BPS) Tahun 2010-2014
disusun berlandaskan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang
Statistik dan RPJM Nasional Tahun 2010-2014, serta memperhatikan
masukan dari para pemangku kepentingan (stakeholders). Renstra BPS
Tahun 2010-2014 menjadi acuan bagi seluruh jajaran BPS dan para
pemangku kepentingan, khususnya penyelenggara kegiatan statistik
dalam melaksanakan pembangunan nasional di bidang statistik selama
lima tahun ke depan. Renstra juga sebagai dasar bagi BPS dalam
melaksanakan kewajiban sebagai penyedia data dan informasi statistik.

rencana strategis Badan Pusat Statistik 2010-2014

June 5, 2011

Kata Pengantar

Perencanaan yang baik merupakan pijakan awal untuk menentukan

arah kebijakan yang strategis melalui penetapan program dan

kegiatan yang tepat. Salah satu kunci keberhasilan perencanaan

adalah tersedianya data dan statistik yang andal dan terpercaya. Data dan

statistik yang berkualitas merupakan rujukan bagi semua pihak dalam

memformulasikan kebijakan, melakukan pemantauan/monitoring, dan

mengevaluasi program agar sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dapat

dicapai dengan efektif dan efisien.

Rencana Strategis Badan Pusat Statistik (Renstra BPS ) Tahun 2010-

2014 merupakan rencana pembangunan di bidang statistik selama lima

tahun ke depan yang disusun dengan mempertimbangkan perubahan

lingkungan strategis, terutama yang menyangkut potensi, peluang,

tantangan, dan permasalahan BPS. Renstra dirumuskan untuk menjadi

pedoman dan arahan bagi seluruh jajaran BPS dan para pemangku

kepentingan dalam upaya mencapai sasaran-sasaran pembangunan

statistik yang telah ditetapkan.

Atas segala masukan dan sumbangan pemikiran semua pihak yang telah

berpartisipasi mewujudkan Renstra BPS Tahun 2010-2014 disampaikan

penghargaan dan terima kasih. Semoga dokumen perencanaan ini

bemanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan untuk perkuatan

Sistem Statistik Nasional.

Jakarta, Februari 2010

Kepala Badan Pusat Statistik,

Dr. Rusman Heriawan

http://www.bps.go.id/download_file/Renstra_BPS_2010-2014.pdf

ISI Dublin WSC Tentative Administrative Meetings Schedule

June 4, 2011

Monday 22 August Tuesday 23 August Wednesday 24 August* Thursday 25 August Friday 26 August
Chairs of ISI Programme Coordinating
Committees & Short Courses Committees &
Theme Day Committees for Dublin & Hong
Kong WSCs
– ISI Nominations Committee Meeting I
– ISI Executive Committee & Chairs of the
Special Interest Committees Meeting
– ISI Advisory Board on Professional Ethics
– IASS Joint Council Meeting
– IASC Committee on CS&KD
– BS Publications Committee
– ISI Short Courses Committees
for Dublin & Hong Kong WSCs
(all members)
– ISI Committee on the History
of Statistics
– ISBIS EC Meeting
– ISI Sports Statistics Committee
– ISI Awards Committee
– ISI Publications Committee
– ISI Astrostatistics Committee
– BS EC Meeting I
– IASE General Assembly
– IAOS Joint EC Meeting
ISI Executive Committee & Chairs of the
Operational Committees
– ISI Membership Elections Committee
– IAOS Programme Committee for Kiev
Conference 2012
– IASS EC Meeting
– TIES Board of Directors Meeting
– IASC European Regional Section Board
of Directors Meeting
– ISR Editorial Board Meeting
ISI Nominations Committee Meeting II
– ISI Committee for the Promotion of
Statistics in the Life Sciences
– ISI Outreach Committees
– SCORUS Meeting
– IASC General Assembly
– ISBIS Incoming Council Meeting
– ISLP Country Representatives Open
Meeting
08:30 – 10:45 Scientific Meetings Scientific Meetings Water Plenary Scientific Meetings Scientific Meetings
10:45 – 11:15
11:15 – 13:30 Scientific Meetings Scientific Meetings Water & Scientific Meetings Scientific Meetings Scientific Meetings
13:30 – 15:00
ISI Finance & Investments Committees Meeting
13:00-15:00
ISI Member Auditors
– ISI Committee on Women in Statistics:
Country Representatives
– IASS General Assembly
– BS European Regional Committee
– IASE EC Meeting I
– IASC Council Meeting
– Scientific Programme Committee for Hong
Kong WSC
ISI Astrostatistics Open
Meeting
– ISI Khawarezmi Committee on
Statistics of Arab Region
– ISI Committee on Statistics of
Travel & Tourism
– IASE ISLP Advisory Board
Meeting
– IAOS General Assembly
– ISBIS Council Meeting
– ISI & National Statistical
Societies Lunchtime Event (by
invite only)
ISI Latin American Outreach Committee Open
Meeting
– ISI Committee on Agricultural Statistics
– ISI Young Statisticians Ad Hoc Committee
– IASE ISLP Open Meeting
– ISBIS General Assembly & Open Meeting
– ISI Theme Day Committees for Dublin &
Hong Kong WSCs
– ISI Committee on Risk Analysis
– ISI East Asian Outreach Committee
– BS General Assembly
– IASS Incoming Council Meeting
– IASE EC Meeting II
– ISI & National Statistics Offices Lunchtime
Event (by invite only)
– ISI Incoming EC Meeting
– ISI Committee on Women In Statistics
– BS EC Meeting II
– IASE ICOTS Committee
– IASC Programme Committee for Hong
Kong WSC 2013
– TIES General Assembly
ISI & Sections’ Awards Ceremony
15:00-15:45
ISI President’s IPS Meeting
15:00-16:45
ISI General Assembly
15:45-18:00
Closing Ceremony
16:45-17:30
Mixer for Young Statisticians
Reception for ISI Elected Members
Women in Statistics Mixer
Last update: 23 May 2011
ISI EC Dinner ISI Council Reception Traditional Irish Night
Trinity College
* Water Theme Day
Registration
08:00 – 16:00
ISI Joint EC Meeting
09:00 – 12:00
ISI Joint EC Meeting
10:00 – 17:00
Opening Ceremony &
Welcome Reception
(from 16:30)
Saturday 20 August Sunday 21 August
Gala Dinner
(from 19:00)
Director-General’s
Evening VIP Dinner (by invite only)
ISI Dublin WSC Tentative Administrative Meetings Schedule
10:45 – 11:15 Tea / Coffee Break
07:00 – 08:30
15:00 – 17:15
ISI Joint Council Meeting
10:00 – 17:00
Scientific Meetings Scientific Meetings Water & Scientific Meetings
Friday 19 August

bagaimana menghitung garis kemiskinan?

June 4, 2011

Kemiskinan
i. Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan
seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan
pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi
ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan
yang diukur dari garis kemiskinan. Dengan pendekatan ini, dapat dihitung
Head Count Index (HCI), yaitu persentase penduduk yang berada di bawah
Garis Kemiskinan.
ii. Metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiskinan (GK), yang
terdiri dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis
Kemiskinan Bukan-Makanan (GKBM). Penghitungan Garis Kemiskinan
dilakukan secara terpisah untuk setiap provinsi dan dibedakan menurut
daerah perkotaan dan perdesaan. Penduduk miskin adalah penduduk yang
memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis
Kemiskinan.
iii. Sumber data utama yang dipakai untuk menghitung kemiskinan adalah data
SUSENAS (Survei Sosial Ekonomi Nasional) Panel kondisi bulan Maret. Sebagai
informasi tambahan, juga digunakan hasil survei SPKKD (Survei Paket
Komoditi Kebutuhan Dasar), yang dipakai untuk memperkirakan proporsi dari
pengeluaran masing-masing komoditi pokok bukan makanan.

lokasi Ujian STIS Tahap I Sumatera Selatan | dua lokasi Ujian Tahap I STIS di SUMSEL

June 4, 2011

DENAH LOKASI UJIAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU STIS PROGRAM DIV TAHUN 2011
YAYASAN PERGURUAN NURUL IMAN
JL. MAYOR SALIM BATUBARA NO. 358 KEBON SEMAI SEKIP

DENAH LOKASI UJIAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU STIS PROGRAM DIV TAHUN 2011
YAYASAN GEREJA METHODIST INDONESIA WILAYAH II
JL. JENDERAL SUDIRMAN KM. 3,5 PALEMBANG

denah lokasi ujian tahap I STIS Provinsi Papua

June 4, 2011

denah lokasi Ujian Tahap I Provinsi Papua

perkembangan indeks harga konsumen/ inflasi bulan Mei sebesar 0,12 persen

June 4, 2011

Pada bulan Mei 2011 terjadi inflasi sebesar 0,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)
sebesar 125,81. Dari 66 kota IHK, 51 kota mengalami inflasi dan 15 kota mengalami deflasi. Inflasi
tertinggi terjadi di Ambon 1,66 persen dengan IHK 128,84 dan terendah terjadi di Kediri, Denpasar dan
Mataram masing-masing 0,02 persen dengan IHK masing-masing 123,61; 127,30 dan 131,30. Sedangkan
deflasi tertinggi terjadi di Tarakan 1,14 persen dengan IHK 144,35 dan terendah terjadi di Bandar
Lampung 0,03 persen dengan IHK 136,82.
􀀻 Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok
makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,22 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan
bahan bakar 0,25 persen; kelompok sandang 0,64 persen; kelompok kesehatan 0,50 persen; kelompok
pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan
0,14 persen. Sedangkan deflasi pada bulan ini disebabkan karena terjadinya penurunan indeks pada
kelompok bahan makanan 0,28 persen.
􀀻 Laju inflasi tahun kalender (Januari-Mei) 2011 sebesar 0,51 persen dan laju inflasi year on year (Mei 2011
terhadap Mei 2010) sebesar 5,98 persen.
􀀻 Komponen inti pada bulan Mei 2011 mengalami inflasi sebesar 0,27 persen, laju inflasi komponen
inti tahun kalender (Januari-Mei) 2011 sebesar 1,58 persen dan laju inflasi komponen inti year on year
(Mei 2011 terhadap Mei 2010) sebesar 4,64 persen.
No. 34/06/Th. XIV, 1 Juni 2011
PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI
MEI 2011 INFLASI 0,12 PERSEN
Perkembangan

Cara Kerja Virtual Laser Keyboard (VKB)

May 24, 2011
Cara Kerja Virtual Laser Keyboard
Quote:
Pada dasarnya, semua keyboard baik fisik maupun virtual, adalah input device. Saat menjentikkan jari di atas salah satu tombol, Anda memerintahkan keyboard untuk menyampaikan perintah kepada komputer. Lantas, apa yang membedakan VKB dengan keyboard biasa ?
Keyboard biasa, yang saat ini tertancap di desktop atau laptop Anda, sebenarnya sama dengan komputer kecil lainnya. Jika keyboard dibongkar, Anda akan menemukan processor dan sirkuit yang mirip dengan komponen jeroan komputer lainnya. Di bawah setiap tombol, terdapat sirkuit kotak-kotak (grid).
Quote:
Setiap kali Anda menekan sebuah tombol, saklar di bawah tombol akan tertutup, dan mengirimkan arus listrik kecil melalui grid, yang akan ditangkap dan dianalisis oleh processor (di dalam keyboard). Selanjutnya, processor tersebut akan mengirimkan informasi yang diolahnya ke komputer. Itulah cara kerja keyboard biasa.
Ketika Anda mengetik di atas sebuah VKB, tidak ada saklar yang terlibat. Sebab, pada faktanya, tidak ada elemen yang bergerak sama sekali. VKB memproyeksikan gambar keyboard QWERTY pada permukaan yang datar (yang tidak memantulkan cahaya) menggunakan red diode laser.
Quote:
Laser tersebut, mirip dengan laser pointer yang dijual di pinggir-pinggir jalan, memancarkan sinarnya melalui Diffractive Optical Element (DOE) yang berpola sebuah keyboard. DOE tersebut, bersama dengan lensa khusus, memperbesar gambar keyboard yang proporsional, dan memproyeksikannya di atas sebuah permukaan yang datar.
Namun itu saja tidak cukup. Dibutuhkan sesuatu untuk menganalisis informasi yang Anda ketikkan pada proyeksi VKB tersebut. Terletak di bagian bawah alat pemancar VKB ini terdapat infrared laser diode, yang menembakkan sinar inframerah membentuk sebuah bidang tipis.

Bidang tipis yang tidak terlihat ini, terletak hanya beberapa milimeter diatas proyeksi VKB. Pada saat mengetik, Anda melewatkan jari-jari melalui area tertentu pada bidang cahaya inframerah. Sebuah CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semiconductor) menangkap posisi tangan Anda di dalam area proyeksi VKB, dan sebuah chip sensor khusus (disebut Virtual Interface Processing Core) menganalisis jentikan jari Anda di atas VKB.
Masih sulit membayangkannya? OK, Anda tentu pernah menonton film-film laga yang menampilkan adegan pencuri permata dalam sebuah museum, bukan? Dalam film tersebut diperlihatkan si pencuri mengendap-endap menghindari sinar inframerah (yang sebenarnya tidak terlihat) yang malang melintang dipancarkan di dalam ruangan pameran.
Quote:
Sialnya, si pencuri secara tidak sengaja terpapar sinar inframerah. Sistem pengamanan museum memindai posisi si pencuri, dan melaporkannya ke pos penjaga. Begitulah kira-kira cara kerja VKB. Hanya saja si pencuri adalah jentikan jari, dan pos penjaga adalah komputer Anda.
Terbayang, kan ?
Quote:
Quote: